Kenapa Biaya Pasang Iklan di Facebook Mahal?

Ada yang udah enggak pakai facebook lagi? Pemasar yang cerdas pasti bakal ngerasa rugi kalau tahu fakta-fakta inibiaya :

  • Setiap detik ada 20.000 orang di facebook. Artinya setiap 18 menit akan ada 11 juta orang di dalam Facebook.
  • Setiap menit ada 150.000 pesan yang dikirim lewat Facebook.
  • Hampir 73% dari pendapatan Facebook datang dari iklan saja.
  • Facebook mendapat 2,5 Milyar US dari mobile advertising hanya dalam 3 bulan!

Data-data dari blog Jeff Bullas diatas menyimpulkan satu hal, iklan di facebook itu sangat potensial. Tidak mungkin perusahaan yang bisa survive hanya dari iklan saja, punya penawaran iklan yang jelek bukan?

Disini saya akan lebih membahas tentang kenapa biaya iklan di Facebook bisa mahal. Buat yang pernah memasang iklan di Facebook pasti tahu kalau iklan Facebook punya kriteria khusus agar biayanya bisa murah.

Algoritma Iklan Facebook

Sama seperti Google, Facebook juga selalu mengupdate algoritma nya. Tetapi menurut saya, update algoritma iklan facebook selalu mengarah ke satu hal. Facebook ingin iklan yang ditampilkan relevan dengan audience yang menerima.

Facebook tidak ingin kenyamanan pengguna terganggu karena iklan-iklan yang tidak relevan. Makanya terkadang reach yang dicapai oleh iklan per hari bisa turun. Point-nya adalah semakin relevan iklan tersebut dengan audience, iklan kita akan semakin dimudahkan baik dari sisi reach maupun biaya.

Kenapa Iklan Facebook Bisa Mahal?

Sesuai dengan algoritma iklan facebook tadi, kalau biaya iklan yang mahal berarti iklan kita tidak relevan dengan audience.

Tidak relevan ini bisa dipandang dari dua sisi. Sisi yang pertama adalah audience iklan tidak tertarik dengan iklan kita (bisa dari image atau ads copy). Tetapi bisa juga sisi yang kedua yaitu audience iklan yang kita ingin gapai tidak sesuai alias targeting audience nya salah.

Beberapa minggu yang lalu saat di kantor, saya ditugaskan untuk mengiklankan sebuah program training di Cambridge, UK. Awalnya saya cukup bingung dengan targetingnya karena audience program trainingnya adalah kaum corporate yang jabatannya minimal Chief of Something.

Setelah dijalankan, saya mencoba beberapa ads copy dan image. Hasilnya diluar dugaan. Satu klik harganya bisa kira-kira Rp 50.000. Langsung setelah itu iklannya dipause dan disimpulkan untuk program training ini, Facebook bukan media yang tepat. Hipotesis awal kami adalah kaum corporate di Cambridge tidak main di Facebook.

Tapi you get the point kan? Iklannya tidak relevan karena target audience nya kurang pas. Mungkin bisa disiasati dengan split test targeting. Namun jika seperti contoh diatas sepertinya lebih cocok di drop saja dan mencoba platform digital lain.