William Jakfar

5 Bentang: Makerlar, AI Agents, Iran

Hi, 5 bentang hari ini:

  1. Iran war, expect semua saham drop, crypto drop, semua drop. When the times is panic, somebody says it's a good time to buy. For me maybe it's a good time to learn something useful. Apakah kita akan masuk era covid lagi? only time will tell. Stay safe guyssssss and pray for peace
  2. Don't trust AI Agents. Artikel ini menarik tentang AI agents terutama openclaw. Openclaw itu punya 830rb line of code, compare to nanoclaw yang jauh lebih sedikit. Less code artinya more code to review. Saya blm ngulik tentang per-claw-claw-an bulan ini. Tapi konsep line of code ini menarik karena emang bener. AI bisa bikin aplikasi dengan cepat tapi juga bisa bikin sampah dengan cepat. Sekarang saya lagi revamp belajargpt.com dari scratch, dan kita (saya dan opus 4.6) udah menghemat 25%-32% code. Less is more.
  3. Kenapa AI gak bisa bikin jari manusia? Video ini ngebahas tentang kesulitan jari manusia untuk direplikasi karena banyak permutasi jari dari fotonya, anglenya, posenya, lightningnya, etc.
  4. How to delete your ChatGPT account? save link ini mungkin kepake nanti haha. Sekarang banyak yang pindah ke Gemini, Claude atau bikin AI sendiri. Hati-hati dengan history data yang ada di akun chatgpt. Buat yang parno privacy, bisa coba ini ya
  5. Advice orang tua jaman dulu itu, "Kalau ngerjain harus sungguh-sungguh, jangan asal cepet." Ini relevan banget di era AI. Semua serba instan. Bikin apapun dalam hitungan detik gak berarti bagus kalau semua orang juga bisa bikin hal yang sama.

    Saya liat ada 2 tipe manusia di Indonesia. (1) makelar (2) maker.

    Makelar yang kerjanya networking, keliling, bercerita seolah-olah semua punya dia. Makelar ini mengisi hampir 95% populasi . Cara bedainnya gampang. Liat aja seberapa humble braggingnya dia tentang apa yang sudah dia buat, siapa yang dia kenal, dan pertanyaan pamungkas: ayo bikin project bareng bro.

    Maker. Langka. Bisa bikin produk sendiri. Kalo sangat jenius, produknya akan laku dengan sendirinya. Seringkali terkurung dengan pikirannya. Suka ditemukan di sudut-sudut karena gak suka spotlight. Satu hal yang biasanya konsisten, we love independence.

    Era AI ini, makelar jadi maker, maker bisa belajar jadi makelar. Yang menang jadi makerlar. Saya ngerasa sebagai kasus pribadi nan nyata. Ada beberapa orang lain yg kayak gini, Mas Bontot dari Videoin orangnya antik, semua dikerjain sendiri. Derek Sivers yang bisa coding, nulis buku, bikin startup, dan berkoneksi dengan orang banyak.

    Bikinlah sesuatu dengan sungguh-sungguh. Mau jadi makelar, maker, atau makerlar.


Sampai jumpa di minggu depan, sehat selalu.